Terduga Pembunuh Budianto di Hotel 61 Medan Ditembak Polisi

Terduga Pembunuh Budianto di Hotel 61 Medan Ditembak Polisi

LIPUTANSUMUT.COM – Dalam waktu 14 jam, Tim Gabungan Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan dan Pegasus Polsek Medan Baru berhasil mengamankan 1 orang pelaku terduga pembunuh Budianto alias Ardila Putri warga Jalan Suratman No.15 Kecamatan Medan Barat, Sabtu (07/07/2018) sekira pukul 08.00 Wib di Hotel 61 Kamar No. 361 Jalan Iskandar Muda Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah.

Informasi yang diperoleh bahwa kronologis kejadian tersebut, Sabtu (07/07’2018) sekira pukul 08.00 wib supervisor menelepon ke kamar 316 untuk menanyakan kepada penginap apakah sewa kamar di perpanjang, namun tidak ada yang mengangkat telepon. Karena mencurigakan, supervisor itu langsung melakukan pengecekan ke kamar No. 316.

Namun, setelah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terlihat seorang laki-laki dalam keadaan kaki kaku dan meninggal dunia dengan posisi tengkurap/telungkup serta kaki diikat dengan lakban.

Mendapat informasi tersebut, selanjutnya Team Pegasus Satreskrim Polrestabes Medan dibawah kepemimpinan Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira Sik, Kanit Pidum, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru dan Kasubnit Jahtanras Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan.

Dari hasil analisa Closed Circuit Television (CCTV) Hotel 61 diketahui bahwa pelaku menggunakan Sepada Motor Scoopy berwarna abu-abu, menggunakan sepatu warna hitam putih dan memakai jaket warna biru tua.

Atas hasil analisa tersebut, kemudian tim melakukan pengejaran ke arah Jalan Karya Kecamatan Medan Barat. Dan pada tanggal 08 Juli 2018 sekira pukul 01.00 Wib dinihari, team melihat ciri-ciri terduga pelaku di depan Alfamidi sedang berdiri sambil memegang HP dan selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tersebut.

Dari hasil interogasi, terduga pelaku bernama Desrifal (21) warga Jalan Tanjung Raya Gang Persatuan Kabupaten Deli Serdang itu, mengakui telah melakukan perbuatan hubungan intim sebanyak 3 kali di Hotel yang berbeda beda kepada korban, dengan iming-iming akan di jadikan gigolo dan akan diberikan uang Rp 10 juta oleh korban. Kemudian korban mengajari pelaku dalam melakukan perbuatan sex tersebut untuk memuaskan nafsu korban.

“Tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan kepada korban bernama Budianto alias Ardila Putri di Hotel 61 Kamar 361 Jalan Iskandar Muda Kecamatan Medan Petisah dengan cara mencekik leher dan melilit leher korban dengan kabel,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira Sik didampingi Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing Sik kepada wartawan, Minggu (08/07/2018).

Akan tetapi, kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, pelaku melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian pada saat pengembangan untuk mencari tali kabel pengikat leher korban, sehingga diberikan tembakan peringatan, namun pelaku tidak menghiraukannya. “Selanjutnya dilakukan tindakan tegas terukur di kaki pelaku sebanyak 5 peluru,” ucap AKBP Putu Yudha Prawira.

Adapun barang bukti yang kita amankan dari tangan pelaku 1 unit Sepada Motor Scoopy warna abu-abu, 1 buah jaket warna abu abu yang dipakai pelaku, 1 pasang sepatu warna hitam putih yang dipakai pelaku, 1 unit HP samsung milik korban, 1 unit HP Vivo milik korban, 1 buah koper warna hitam milik korban dan 1 buah dompet warna hitam milik korban.

“Atas perbuatan pelaku di jerat pasal
340 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Medan. (zega)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan