Miliki Rekaman Vedeo Penggrebekan Main Judi Oknum PNS Pemprovsu, Pemred Media Online di Medan Diteror

Miliki Rekaman Vedeo Penggrebekan Main Judi Oknum PNS Pemprovsu, Pemred Media Online di Medan Diteror

LIPUTANSUMUT.COM – Teror dan aksi kekerasan terhadap wartawan di bumi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sepertinya tak pernah berenti. Pasalnya, nyaris merenggut nyawa M Arif Tampubolon, salah satu Pemimpin Redaksi media online di Kota Medan, Sumatera Utara akhir-akhir ini.

Mengapa M Arif Tampubolon mengalami aksi teror tersebut, dan selidik demi selidik ternyata di kabarkan bahwa pemred media online ini memiliki bukti rekaman video penangkapan oknum Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprosu) saat sedang bermain judi di sebuah Hotel di Kota Medan.

Informasi yang beredar bahwa kejadian aksi  kekerasan itu kepada M Arif Tampubolon pada hari Kamis, (05/07/2018) dinihari.

Arif yang terlihat masih syok itu menceritakan kejadian yang menimpa diri tersebut.

Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya sedang melaju mobil Soluna miliknya hendak pulang kerumah sekira pukul 00.50 Wib. Namun, ditengah perjalanan tepatnya di Jalan Datuk Kabu Denai, ada dua orang pria tak di kenal berboncengan naik sepeda motor matik datang dari arah belakang mendahului mobilnya. Setelah itu, salah seorang pengendara sepeda motor tersebut melempar batu ke kaca depan Mobil yang di kendarai oleh Arif Tampubolon.

“Waktu kejadian itu, aku mau pulang kerumah bang. Tiba-tiba di Jalan Kabu ada dua orang pria mengendarai kereta matik dan melempar aku pakai batu koral. Namun beruntung, kaca mobilku tidak tembus,” kata Arif.

“Apakah ciri-ciri pelaku pelemparan batu ke kaca nobilnya kenal? “Aku tahu dan tidak nyangka mereka akan berniat jahat melukai aku seperti itu bang. Ciri-ciri pelaku badannya agak tegap pakai jaket serta pakai helm. Sepertinya kejadian ini sudah direncanakan betul bang,” ungkap Arif Tampubolon.

Setelah kejadian itu, besoknya Arif Tampubolon membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area dengan Nomor : LP / 493 /K/ VII / 2018 / SPKT Sektor Medan Area.

“Saya berharap kepada aparat penegak hukum, khususnya Poldasu agar segera menangkap kedua pelaku OTK yang telah melakukan teror dengan cara melempar kaca mobilku itu pakai batu,” harap Arif.

Selain itu, Arif juga mencurigai bahwa teror yang dialaminya itu diduga ada kaitanya dengan oknum pejabat Eselon II Pemprovsu, yang sebelumnya ditangkap polisi saat main Judi di Hotel Garuda Plaza Jalan SM Raja Medan. Sayangnya, pejabat Eselon II yang mirip dengan inisial SH itu lepas dari jeratan hukum bersama kelima orang temannya.

“Saya menduga serangan teror ini ada kaitanya dengan kasus judi sang Kepala Dinas Pemprovsu itu. Karena saya punya tayangan video saat penggrebekan judi tersebut bang,” ungkap Arif.

Arif juga mengaku bahwa sejak terdengar kabar video penggrebekan Judi itu di Hotel Garuda Plaza Medan ada sama saya, dirinya menjadi sasaran teror.

“Sebenarnya bang, bukan hanya saya aja yang tahu mengenai penggrebekan itu, orang lain pun banyak yang tahu. Tapi begitu orang tahu video penggrebekan judi itu ada sama saya, teror pun datang. Makanya wajar saja kita duga ada kaitanya dengan kejadian ini. Karena selama ini aman-aman saja koq,” kata Arif Tampubolon yang sudah berprofesi di dunia Jurnalistik puluhan tahun itu.

“Kapan pejabat Eselon II Pemprovsu itu dan kelima temannya ditangkap? “Mereka ditangkap pada hari Minggu tanggal 20 Mei 2018 malam, tepatnya pas waktu Bulan Suci Ramadan. Aku banyak bukti kasus judi oknum pejabat Pemprovsu bang, termasuk kasus judi Sekda di Sumut ini,” ucap Arif Tampubolon.

Sementara itu, Kapolsek Medan Area, Kompol J Girsang saat di konfirmasi wartawan, Minggu (08/07/2018) terkait laporan kejadian teror yang dialami M Arif Tampubolon itu pada hari Kamis, (05/07/2018) dinihari di Jalan Datuk Kabu Medan Denai yang mengakibatkan kaca depan mobil korban pecah. “Kejadian itu benar Pak, dan kita masih melakukan penyidikan untuk mengejar pelaku,” tegas Kompol J Girsang. (red/S.P)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan