Ditresnarkoba Poldasu Amankan Sabu 1,5 Kilogram

Ditresnarkoba Poldasu Amankan Sabu 1,5 Kilogram

Sumut, Liputan Sumut – Ditresnarkoba Poldasu,Kombes Pol Reynhard Silitonga melalui Kasubdit II,Kompol Sonny M Nugroho kepada wartawan, Selasa (01/122015) menjelaskan, pihaknya sedang mengejar 2 tersangka lainnya yang terlibat dalam sindikat narkoba dan berhasil meringkus seorang kurir sabu yang diduga jaringan Lapas pada Senin (30/11/2015) sore .tersangka berinisial MAN alias A (28) Warga Jalan Purwo Gang Doa Kecamatan Lubuk Pakam petugas mengamankan sebanyak 1,5 kilogram (Kg) sabu. pihaknya juga menduga jaringan narkoba ini dikendalikan bandar yang berada disalah satu Lapas yang ada di Sumut.

” Kedua orang teman tersangka sedang kita kejar dan kita telah mengantongi nama-nama dan keberadaan mereka masing-masing,” jelas Sonny.

Sonny mengatakan, Inisial 2 buronan yang mereka kejar yang masing berinisial I dan J. ” sedangkan tersangka yang baru kita amankan kita duga sebagai kurir dan dikendalikan oleh seorang bandar dari dalam Lapas,” terangnya.

Menurut informasi yang dihimpun kru media ini, penangkapan tersangka ini bermula dari adanya informasi akan ada transaksi Narkoba jenis sabu di sekitar Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli serdang. atas informasi itu, selanjutnya petugas Subdit II Ditres Narkoba Poldasu segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud. sesampainya petugas dilokasi TKP petugas mencurigai gerak-gerik seorang laki-laki dan tanpa membuang waktu lagi Petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap tersangka. dari tangan tersangka ditemukan 5 bungkus sabu seberat 500 gram.

Sementara itu kata Sonny, usai  menggeledah tersangka lalu petugas melakukan pengembangan dan bergerak kerumah tersangka, dari rumah tersangka kita kembali menemukan sabu seberat 1 Kg yang dibungkus dengan plastik di dalam kamar,terangnya.

” Berdasarkan informasi yang kita terima, rumah tersangka selama ini dijadikan tempat penyimpanan sabu dibawah 5 Kg dan Kini tersangka sudah diamankan di Mapoldasu,” terang Sonny.

Menurut pengakuan tersangka, setidaknya dia sudah 4 kali menjalankan bisnis haram itu. keuntungan dia peroleh sekali transaksi bisa mencapai Rp.10 juta.

” Atas perbuatantersangka, dijerat Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Sonny. (david)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan